“Some people come into our lives and quickly go.
Others stay awhile, make footprints on our hearts
and we are never, ever the same.” –Anonymous
Others stay awhile, make footprints on our hearts
and we are never, ever the same.” –Anonymous
Total perjalanan yang gue lalui kemarin adalah 45 hari. Waktu yang saat ini kalau dipikir sangatlah sekejap berlalu. Rasanya seperti terbangun dari mimpi ketika gue sudah kembali di Jakarta, berkumpul kembali dengan keluarga dan teman-teman gue. 45 hari kemarin seperti mimpi. Mimpi yang sangat indah yang kalau boleh gue enggak ingin terbangun dan terus di dalam mimpi indah tersebut.
45 hari sudah gue meninggalkan Jakarta. Perjalanan yang sengaja gue rancang semenjak tahun lalu. Yang merupakan hadiah dari diri gue untuk ulang tahun ke 21. Yang untuk mendapatkannya ternyata tidak semudah yang gue bayangkan di awal.
Tujuan utamanya adalah satu: meninggalkan Jakarta, meninggalkan segala kepenatan, rutinitas yang mulai terasa monoton dan manusianya yang seperti robot. Dari sekian banyak pilihan ‘how to escape from Jakarta’, pilihan gue jatuhkan kepada mengikuti salah satu program kampus gue yaitu K2N (Kuliah Kerja Nyata) yang akan mengirimkan mahasiswa-mahasiswa pilihannya ke pulau-pulau perbatasan, pulau terdepan di Indonesia.
Maka tujuan kedua gue adalah: mengenal Indonesia. Indonesia yang gue kenal hanyalah sebatas pulau Jawa. Pengetahuan dan rasa yang sangat minim untuk mengaku kalau gue tahu Indonesia. Walaupun pengalaman 45 hari kemarin bukan berarti menjadikan gue yang paling tahu akan Indonesia. Tetapi setidaknya gue berhasil mengecap rasa baru tentang Indonesia yang tidak pernah gue rasakan selama ini.
Tujuan ketiga sesuai dengan prinsip K2N adalah pengabdian selaras dengan tri dharma perguruan tinggi. Mungkin ini hanya sebagian kecil dari prinsip ‘apa yang bisa kamu berikan kepada negara dan masyarakat’. Tetapi kecil bukan berarti tidak berarti.
Sungguh pengalaman 45 hari ini membuat gue menemukan sebuah dunia baru yang belum pernah gue miliki. Pengalaman ini telah menancapkan kukunya kuat-kuat sehingga meninggalkan bekas yang mendalam di dalam diri gue. Di dalam diri 160 peserta K2N lainnya.
Sesuai dengan janji, maka ke depannya gue akan menulis tentang catatan perjalanan gue. Dimulai dari pelatihan di Surabaya selama satu minggu, perjalanan yang jauh dan pengalaman selama di pulau Ende hingga pulang nanti. Dan bagaimana perjalanan 45 hari ini praktis mengubah kehidupan gue 180 derajat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar