10.01.2010

for what is worth

There’s a lot of things you should make back up plans for,
but love isn’t one of them.

-Stan Smith (American Dad season 4: Wife Insurance)

"Enggak ada yang kebetulan di dunia ini, kecuali jatuh cinta"


Satu kalimat yang diucapkan oleh dosen gue saat sedang mengajar di kelas. Sebenarnya kalimat itu enggak ada romantis-romantisnya karena beliau sedang menjelaskan kalau segala sesuatu yang terjadi pasti sudah direncanakan dan diskenariokan sedemikian rupa. Konteksnya saat itu sedang membahas hubungan-hubungan antara negara dunia pertama dan negara dunia ketiga dalam persepktif ekonomi, politik dan fenomena globalisasi.
Tidak ada romantisnya sama sekali. Hah!
Tapi justru kalimat itu menyadarkan gue akan satu hal, kalau memang pada akhirnya sesuatu yang tidak bisa kita rencanakan adalah jatuh cinta.

Kita tidak akan pernah tahu kapan, dengan siapa dan kenapa. Tiga pertanyaan paling ampuh, yang sebenarnya sulit untuk dijawab apalagi pertanyaan yang terakhir: 'kenapa'.
Butuh waktu pikir yang cukup panjang, lama, dan mereka-reka kenapa rasa tersebut bisa muncul. Apakah dasar ketertarikan fisik semata? Atau setelah mengenal lebih jauh maka menjadi luluh akan kepribadiannya?

Dan mungkin banyak yang berpikir saat ini kalau gue sedang jatuh cinta. Sayangnya, tidak sama sekali kawan-kawan. Justru itu, karena sesuatu yang berkonsep tidak direncanakan ini... maka gue tidak tahu kapan, dengan siapa gue akan jatuh cinta nantinya. Dan pada akhirnya, semua orang di sekeliling gue akan bertanya kenapa.

Mungkin... pada saat yang tepat kali ya.
Ah, jawaban klasik.

Tidak ada komentar:

 
;