10.25.2009

saturday nite's daydreamin

Three days ago, I loathed you. I used to dream about you getting hit by a cab. Then we had our little adventure up in Alaska and things started to changed. Things changed when we kissed. And when you told me about your tattoo. Even when you checked me out when we were naked. But I didn't realize any of this, until I was standing alone... in a barn... wifeless. Now, you could imagine my disappointment when it suddenly dawned on me that the woman I love is about to be kicked out of the country.
So Margaret, marry me, because I'd like to date you.
(The Proposal)


Pertama-tama, gue mau ngucapin selamat dulu buat Teppy yang akhirnya punya pacar. Waw, congrats ya teps. Walaupun gue sama dia enggak terlalu deket sebagai blogger (karena gue lebih suka jadi silent reader), but I love her blog so much! She is one of my favourite blogger.

Ada satu quote yang gue suka ketika baca postingannya si Teppy.


"He's out there. He's just all with the wrong women."
When it's time, then he'll be yours



Gue jadi keinget sama percakapan gue dan Fikha hari Jumat kemarin,

F : gue jadi bingung harus milih yang mana, Tam.
T : haha, at least lo punya pilihan fik. Gue saat ini lagi ga punya pilihan sama sekali
F : justru itu, Tam, nikmatin aja masa-masa tanpa pilihan lo itu. Kebebasan elo saat ini...

Bener juga sih kata Fikha. Ini merupakan kebebasan yang gue impi-impikan sejak dulu. Kondisi dimana gue enggak suka sama siapa-siapa. Cukup fokus dengan kerjaan gue, kuliah dan teman-teman. Bisa dibilang, cukup deh cinta-cintaannya. Cukup sakit hatinya. Gue belum siap untuk jatuh cinta lagi dan (mungkin) menerima resiko sakit hatinya...


ironisnya, saat hal itu gue utarakan kepada seseorang. Dia malah berkata seperti ini,

"Tapi, Tam, kalo kata nyokap gue sakit hati itu justru yang akan bikin elo kuat suatu saat nanti"

(sekali lagi) elo enggak akan ngomong kayak gitu ke gue kalau justru alasan kenapa gue belum siap untuk jatuh cinta lagi (dengan orang lain) dan (mungkin) menerima resiko sakit hati karena elo, stupid!

Terus, ketika gue membaca quote tersebut. Akhirnya gue cuman bisa narik kesimpulan kalau memang dia ada di luar sana, tapi emang belum saatnya aja gue ketemu sama dia. Atau bisa jadi, gue dan dia saling mengenal tetapi belum menyadarinya aja.

Ada banyak kemungkinan, but lets see how the universe works with us deh.




[currently listening: the way you look at me -christian bautista
currently reading: none]

5 komentar:

mr.snugglemars mengatakan...

:D
life is not giving you the best
it gives what you need at most.

santai aja.
jalani saja,
nanti juga tuhan beri yang memang kita perlu..

iin mengatakan...

setelah sekian banyak sakit hati, ketika saatnya tiba, pasti ada bahagia di ujung sana. (tsaaah.. bahasa gue..)
somehow gue merasa quote2 kayak gini tuh simbol keputus-asa-an instead of rasa optimis.. tapiii.. THE PROPOSAL saved me. haha.. membuat kita semua ciwi2 jadi optimis lagi. pasti ada ANDREW PAXTON-ANDREW PAXTON lain di luar sana :)

tammi prasetyo mengatakan...

@denny: exactly yes, He always know what we need.

@iin: kalo quote kaya gitu mah situasional banget. kalo kondisinya kaya gue, emang simbol keputus asaan kali ya.. huahaha.. ;p
yes, there should be another alaskan-kennedy :)
just believe in my faith

semuasayanganna mengatakan...

cuman mau komen soal gambarnyaa.. :D aku suka banget sama film THE PROPOSAL, hehehe..

tammi prasetyo mengatakan...

@semuasayanganna: iya THE PROPOSAL bagus emng.. kenapa gambar ini yang gue pasang, karena gue suka banget adegan yang itu.. Andrew Paxton ekspresinya lagi lucuuu banget. haha

 
;