"Putus tuh emang gak bisa baik-baik ya?"
"Enggak kok, gue putus baik-baik, Tam,"
Putus atau break-up atau menyudahi hubungan yang sudah lama terjalin pasti pernah dialami oleh sebagian besar orang. Walaupun hasil percakapan di atas temen gue ngaku-nya dia putus 'baik-baik', toh gak bisa dipungkiri kalau pada akhirnya salah satu pihak merasa kecewa karena hubungan yang sudah terjalin dan dipertahankan lama (temen gue itu 3 tahun pacaran dan LDR, can you imagine that?) akhirnya berhenti. Ibarat kata, menjalin hubungan spesial dengan seseorang itu seperti memupuk harapan yang tidak pasti. Masa depan seringkali tidak tertebak dan manusia merasa naif untuk tertipu dengan harapan.
Memang yang paling baik adalah tetap berusaha yang terbaik dan menyiapkan diri untuk yang terburuk. Dan kalau kata si ibu, akan ada yang namanya mantan pacar tapi enggak ada yang namanya mantan sahabat. Yah kecuali kasusnya si sahabat itu berantem hebat dan kemudian putus kontak sama sekali. Tapi yang seperti itu tidak bisa dibilang sebagai sahabat juga sih, hehe.
Sudah bulan Agustus dan tanggal 10. Sebentar lagi September. Dulu rasanya September 2012 itu jauuuuuh sekali, kok tau-tau sudah mau September lagi saja. Entah apa yang terjadi nanti, rasanya memang harus tetap berusaha yang terbaik dan menyiapkan diri untuk yang terburuk.
:)

5 komentar:
sma.. q jg g bsa ptuz baik2.. hrus dksrin.. :D
huu jadi ikut deg2an pengen nangis baca post iniii :(
putus baek2..tetap temenan gan
abis putus kah??
hahaha....so sweet hehe
Posting Komentar