I'm twenty two for a moment
She feels better than ever
And we're on fire
Making our way back from Mars
(100 years - Five for Fighting)
25 Juni
kemarin tepat saya bertambah umur menjadi 22 tahun. Kalau setahun lalu saya
memberi hadiah kepada diri saya sendiri perayaan sederhana di sebuah pulau
kecil di Timur Indonesia. Tahun ini saya memberikan hadiah sebuah pekerjaan
baru. Tanggal 25 Juni tahun ini tepat hari pertama saya bekerja di sebuah
organisasi yang bergerak di bidang advokasi hukum dan penanganan kasus-kasus
pelanggaran HAM selama tiga bulan ke depan. Setidaknya itu hadiah substitusi
karena saya tidak bisa menjadi sarjana di semester ini.
Umur 22
bagi saya merupakan angka yang istimewa. Bukan 17 tahun yang paling ingin saya
rayakan tapi umur 22. Momen meniup lilin serta menghabiskan waktu bersama
orang-orang yang sayang dan saya sayangi. Keluarga, sahabat-sahabat serta dia.
Walaupun berada dalam momen yang berbeda tapi saya cukup bersyukur karena akan
keberadaan mereka. And a happiness only worth when we share. Alhamdulilah,
kebahagiaan itu bisa saya bagi ke orang-orang terdekat yang membutuhkan.
Apa harapan
di umur 22 ini?
Banyak yang
mendoakan supaya saya cepat dapat jodoh. Haha. Kalau soal jodoh saya percaya
Tuhan akan ngasih yang terbaik buat saya. Orang tua juga cukup selektif ya untuk
urusan jodoh. Saya sendiri sih udah tau mau pria yang seperti apa untuk masa
depan nanti *caelah. Ibaratnya adalah wajar kalau anak perempuan mencari pria
idaman yang kurang lebih sama dengan sosok laki-laki yang paling berpengaruh di
hidup dia, dalam hal ini adalah bapak saya sendiri hehe.
Saya
sendiri mengharapkan di umur 22 ini saya kembali menemukan bagian-bagian diri
saya yang telah hilang. Setahun ini saya merasakan banyak perubahan di diri
saya dan saya merasa kehilangan diri saya yang dulu. I kinda miss my old me. Mungkin
harus lebih sering banyak refleksi, bersyukur dan bahagia.
Harapan
yang lain adalah semoga semua ambisi saya tercapai. Well, saya sih bukan
seseorang yang ambisius tetapi kalau udah menyangkut yang saya inginkan I will
work as hard as possible to get it. Terutama semoga di umur 22 saya bisa sidang
skripsi, dan kemudian lulus kuliah.
Harapan
lainnya adalah semenjak saya sudah bisa mencari penghasilan sendiri sedikit
demi sedikit kayaknya harus mulai belajar financial planner. Jujur aja ya bok,
gaya hidup saya lumayan boros jadi manusia. Punya duit berapapun jumlahnya
kalau gak bisa ngatur dengan benar nanti juga bakalan abis. Makanya harus
belajar financial planner *tekad*.
Jadi
selamat ulang tahun, Tami.
Selamat
menjadi 22 tahun.


2 komentar:
happy britday :)
Http://www.bangkabelitungisland.com
"I kinda miss my old me."
aaah gw juga x(
Posting Komentar