Seminggu ini sudah minggu pemira HMIP untuk pemilihan ketua HMIP 2012. What I was thinking that time flies really really fast. Kayaknya masih tahun lalu gue mengalami kebingungan mengenai nasib HMIP 2011 seperti apa, apa yang akan gue lakukan saat turun jabatan (karena gue tidak terbiasa tidak sibuk) dan lain sebagainya. Dan tahun ini gue melihat ketua HMIP penerus gue mengalami kebingungan yang persis sama seperti yang gue alami tahun lalu. Its quite funny that you already passed that moment and see someone else in the same ground like you did.
Dalam kemeriahan pemira tahun ini, panitianya meminta gue untuk menjadi salah satu panelis dalam ‘debat panelis’. Ini kedua kalinya menjadi panelis dalam pemira HMIP. Yang menjadi excitement gue dalam debat panelis kali ini karena bakal calon ketua HMIP 2012 adalah junior gue yang angkatan 2010. Salah satu poin utama dalam setiap organisasi adalah bagaimana bisa menciptakan kader yang baik dan sesuai untuk meneruskan nilai-nilai yang sudah dibangun sebelumnya. I can say that my year was a turning point for this organization. HMIP 2011 yang dipegang oleh angkatan 2009 merupakan angkatan pembuktian kalo HMIP 2011 bisa bertahan dan melanjutkan nilai-nilai dari apa yang sudah dibangun dari HMIP 2010. Dan ternyata ekspektasinya ternyata lebih baik, tidak hanya bertahan tetapi mampu meneruskan dan melakukannya dengan sangat baik. I can say that I’m so proud. Mungkin karena angkatan 2009 tahu seperti apa HMIP 2009 dan mereka ingin membuktikan bahwa mereka bisa lebih baik.
Angkatan 2010 berbeda karena mereka tidak melihat langsung contoh HMIP 2009 seperti apa. Mereka dibentuk dalam kondisi HMIP dengan nilai-nilai baru. Dua masa HMIP yang mengalami perkembangan jauh lebih pesat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Mereka generasi berkualitas yang seharusnya bisa berpikir lebih maju dibanding pendahulunya.
Maka gue cukup berharap banyak dari siapapun calon yang mengajukan diri. Keduanya bahkan gue acungi jempol karena memiliki kualitas yang sangat baik walaupun memiliki karakteristik yang berbeda. Catatan penting adalah himpunan merupakan organisasi yang berbasis kekeluargaan. Itu adalah nilai penting yang tidak boleh dirubah apapun kondisinya. Itu adalah nilai utama yang membuat himpunan berbeda dengan organisasi lainnya. Dan gue enggak mau ketua himpunan menjadi jabatan politis. Bener kata bang Miftah, ketua himpunan lebih seperti kepala suku atau kepala keluarga. Itu yang gue rasain tahun lalu. Dan itu yang harus mereka tahu dan akan mereka hadapi ke depannya.
So people (mahasiswa Ilmu Politik UI yang tiba-tiba menemukan blog ini dan membacanya), choose wisely. Whoever you choose will affect for the whole year. Gak cuman setahun tapi juga untuk tahun-tahun berikutnya. Dan manfaatkan hak suara yang kalian punya. For the shake of our family, in politic we trust! :)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar