“What we call the beginning is often the end.And to make an end is to make a beginning.
The end is where we start from.”
T.S. Eliot quotes
Sore ini, akhirnya sertijab (serah terima jabatan) HMIP kepengurusan 2010 ke kepengurusan 2011. Aldy, sebagai suksesor gue, akhirnya sah menjadi ketua himpunan menggantikan gue. Gue juga sah lepas dari jabatan yang lekat dengan kehidupan gue selama tahun 2010. Akhirnya satu hal terselesaikan juga dan gue siap menghadapi pengalaman baru lainnya :)
Namun, ternyata tidak mudah untuk lepas dari sesuatu yang melekat erat dengan kehidupan sehari-hari. Bukannya bermaksud untuk menjilat ludah sendiri. Gue tahu gimana rasanya enggak suka dengan seseorang yang mengalami post-power syndrome dan dibayang-bayangi oleh seseorang yang menjabat kahim sebelum gue. Gue tahu gimana enggak enaknya dibandingkan dan mencari bentuk yang baru... trade mark diri sendiri di sebuah organisasi.
Karena itu gue berjanji untuk tidak menjadi salah satu orang yang akan mengalami post-power syndrome. Dulu, gue berjanji akan menjadi seseorang yang akan melepaskan jabatan yang menjadi amanah ini dengan ikhlas karena puas dengan kinerja selama satu tahun ke belakang. Gue harus tahu bahwa dari setiap permulaan akan ada akhir, maka dari itu... di akhir gue sebagai kahim gue ingin merasa bahagia dan puas dengan telah yang gue kerjakan.
Tetapi ternyata, post-power syndrome itu melanda gue. Bukan karena gue tidak puas dan tidak bahagia. Tetapi karena gue akan sangat merindukan suasana kebersamaan gue dengan teman-teman dalam satu wadah organisasi. Tidak hanya kenangan yang manis, tetapi banyak juga kenangan yang pahit yang kami alami.
Sekarang, gue udah enggak bisa seenaknya memberikan perhatian berlebihan ke setiap orang yang gue kenal (dan membutuhkan itu). Karena gue bukan kahim lagi yang bisa seenaknya mencari tahu kesibukan orang lain, atau memberi sms penuh perhatian ke orang-orang yang gue kenal.
Sekarang, gue udah enggak bisa secuek itu nemenin anak-anak cowok latihan futsal sampai malem. Enggak akan ada lagi main ping-pong di tengah badai karena kita terjebak di tempat latihan futsal.
Sekarang, gue udah enggak bisa semudah itu untuk ikut campur dalam permasalahan organisasi. Either itu cuman masalah perijinan acara atau tempat. Atau merevisi proposal yang masuk.
Sekarang, gue udah enggak bisa ngumpulin orang-orang seenaknya gue buat rapat atau sekedar ngebahas sesuatu yang menurut gue penting untuk dibahas.
Sekarang, gue udah enggak bisa menjadi orang yang paling kencang teriaknya ketika mendukung tim futsal/sepakbola/apapun dari jurusan gue di setiap pertandingan.
Sekarang, gue udah enggak bisa jadi orang yang paling pertama lari kalau ada seseorang yang nonjok junior gue lagi.
dan masih banyak lagi...
I know, it sounds so silly, dan masih banyak hal lain yang entah kenapa malah terlupakan detailnya kalau sedang ingin ditulis. Kalau sekarang gue masih tetap menjadi orang yang paling peduli terhadap apa-apa yang terjadi dengan jurusan gue, kasihan kahim gue yang baru karena akan dibayang-bayangi. Dan udah saatnya gue memberikan kesempatan dia untuk mengepakkan sayapnya dan membawa organisasi ini sesuai dengan jalan yang dia percaya. And I believe he will do something better than me :)
Akhirnya, karena gue tahu kesempatan untuk mengungkapkan bagaimana rumitnya perasaan sayang dan bangga ini kepada teman-teman jurusan gue hanya tinggal sekali lagi, maka saat speech terakhir akhirnya gue membacakan 4 halaman kata pengantar dan ucapan terimakasih dari LPJ HMIP 2010.
Baiklah gue akan memberikan cuplikannya sedikit-sedikit.. ;)
"...Alhamdulilah… amanat serta tanggung jawab atas berjalannya kepengurusan Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik 2010 akhirnya telah selesai sesuai dengan apa yang telah dicita-citakan..."
"...Tidak terasa tahun 2010 telah berakhir dan berganti menjadi tahun 2011. Tidak terasa kebersamaan selama sepuluh bulan ini telah berakhir . Tidak terasa sudah waktunya melepas apa yang kita pelajari, kita bangun dan kita kerjakan bersama ini kepada adik-adik kita. Tidak ada banyak kata yang ingin diungkap kecuali rasa terimakasih yang sedalam-dalamnya dan rasa syukur yang tidak terhingga. Bukan hanya karena tanggung jawab dan amanah ini telah selesai, tetapi karena apa yang diimpikan sedari awal berhasil terwujud dan memiliki bentuk. Suatu kebahagiaan tersendiri..."
"...Kepada BPH-ranger HMIP 2010! Galih (Sekretaris umum), Diba (Bendahara umum), Riri (Kestari + Sekretaris umum), Even (Kadep. Keilmuan), Ryan (Kadep. Kajian Sosial Politik), Julia (Kadep. Dana Usaha), Eros (Kadep. Sosial-Advokasi), Beringin (Kadep. Hubungan Masyarakat), Heru (Kadep. Seni & Olahraga) dan Dila (Kadep. Pengembangan Sumber Daya Manusia). Tanpa kalian saya bukanlah apa-apa dan HMIP tidak akan berjalan sebagaimana mestinya. Terimakasih yang tidak ada habisnya atas kerja keras, dedikasi dan loyalitas untuk mewujudkan apa yang telah kita impikan bagi HMIP. Semoga Tuhan membalas dan menyayangi kalian sebagaimana saya sayang kepada kalian :)..."
"...Kepada teman-teman politik 2008. Teman-teman seperjuangan. Terimakasih atas atensi dan perhatiannya terhadap agenda HMIP 2010. Senang mengenal dan bekerja bersama orang-orang paling hebat, tidak pernah menyerah, dan teman-teman terbaik. Terimakasih karena bersama-sama menemukan arti HMIP dan keluarga yang sesungguhnya disini. Terimakasih telah mewujudkan amanah bersama ini di HMIP 2010. Semoga ikatan kekeluargaan dan keceriaan kita bersama terus terjalin hingga tua nanti..."
"...Kepada teman-teman politik 2009. Terimakasih atas keikutsertaannya dan perhatian yang tercurahkan untuk HMIP 2010. Maaf bila kami banyak salah dan tidak banyak memberikan ilmu untuk dilanjutkan. Sudah saatnya amanat dan tanggung jawab ini akan kalian teruskan. Kami percaya kalian semua adalah orang-orang yang hebat dan mampu membesarkan HMIP. Terimakasih atas kerjasamanya di HMIP 2010. Perbaikilah kekurangan kami dan jadilah yang lebih baik..."
"...Kepada teman-teman politik 2010. terimakasih atas kerjasama di empat bulan terakhir di 2010. Akan ada waktunya HMIP akan menjadi tanggung jawab kalian. Ini adalah tahun pertama kalian untuk saling mengenal teman-teman kalian satu angkatan. Masih ada tugas besar di hadapan kalian. Semoga kalian menjadi angkatan yang solid dan mengerti satu sama lain..."
Dan, dengan bodohnya, gue malah nge-skip kalimat yang paling ingin gue ucapkan kepada mereka... yaitu:
"...Kebersamaan ini tidak akan pernah berakhir. Kepada saudara-saudara tanpa ikatan darah, keluarga Ilmu Politik FISIP UI, kebersamaan ini akan terus ada. Teruslah berjuang dan mencapai impiannya masing-masing. Setahun, dua tahun bahkan sepuluh tahun, mari kita bertemu dan lihat sudah seberapa jauh kita melangkah..."
Oh my, 2010 was so a great and I hope 2011 will be better than before :)
Thanks, God. Thanks, Universe!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar