Dibandingkan pertandingan Leg pertama di Malaysia, I do really really love today's match! Setelah berkali-kali gagal membobol gawangnya si Fahmi (dan gue salut sama kiper malaysia-yang-sungguh-jago-dan-mirip-vj-daniel-itu), akhirnya dapet juga dua gol untuk Indonesia!
Kalo didengerin lebih seksama omongannya komentator bola itu lucu-lucu lho... misalnya kaya "terjadi kemelut di gawang xxxx" dan "terjadi salah pengertian di antara xxx dan xxx" hahaha udah kaya komentarin orang pacaran aja.
Tapi gue rasa yang paling menyenangkan dari euforia sepak bola ini adalah (ditambah dengan adanya teknologi twitter dan facebook) orang-orang dari segala kalangan jadi suka dan jatuh cinta mendadak dengan timnas Indonesia. Permasalahan PSSI yang selama ini orang enggak ngeh kecuali elo emang concern dengan dunia olahraga dan persebakbolaan pun menjadi trending topic beberapa akhir ini ditambah dengan expose media berlebihan, politisasi timnas dan kurang profesional dalam mengatur masalah tiket... oh well.
Tadi malam gue sempet nemu link ini yang berisi tentang surat untuk Firman Utina-Kapten Timnas Indonesia.
Dan gue tersadar, bahwa apapun itu bukan masalah menang dan kalah, tetapi proses itu sendiri. Dan bagaimana keutuhan kita terjaga dan terbentuk bukan hanya dari kemenangan yang telah diraih, tetapi juga dari kekalahan yang kita alami.
So here's the story, here's the moment.
Dari pertandingan bola ini pun gue melihat sebuah harapan, bahwa dibalik segala pertengkaran dan kerumitan hidup, di tengah busuknya politik yang dihadirkan di hadapan kita, kita masih merasa sebagai satu bangsa. Bangsa Indonesia.
Thankyou timnas Indonesia atas permainannya yang cantik dan mengingatkan bahwa kita bukan apa-apa jika hanya sendirian, thats how team works!
Thankyou timnas Malaysia atas kemenangannya dan menyadarkan kita bahwa penting untuk bermain jujur dan sportiv, thats why we have this so called competition. Terutama mengingatkan kita tidak boleh takabur ketika kemenangan itu belum diraih.
Thankyou Mr. Riedl telah membentuk dan mengasah kemampuan individu-individu atlet timnas dan menjadikan mereka sebagai satu grup yang solid!
I love you, Arif Suyono #gaknyambung
Kalo katanya Debra Mancuso: "Win together, lose together, play together, stay together":)

2 komentar:
nice post tammi and very heartwarming too :)
@gogo: terimakasiiiih... :))
Posting Komentar