
Tidak, saya tidak akan membicarakan politik*. Tetapi sesuatu yang lebih dekat dengan kita semua, yaitu: social networking.
Ada fakta-fakta yang mengerikan ketika teknologi yang dirasa makin memudahkan kita semua dengan makin ’mendekatkan’ kita semua, atas nama facebook, twitter, friendster, blogspot or whatever-you-name-it! Hidup elo disini terbuka habis-habisan seakan tidak ada privasi lagi.
Memudahkan disini adalah membuat siapa saja mudah untuk melacak keberadaan dan menebak jalan hidup cerita elo.
Gue mulai ngeh memang dengan teknologi-teknologi ini, cuman gue baru sadar ketika salah seorang dosen gue menceritakan tentang temannya yang seorang fisikawan-sosiologis penggagas teori networking. Teori itulah yang diterapkan kepada situs-situs jejaring sosial yang kita kenal.
Semakin elo mengabdikan hidup elo kepada mesin-mesin itu, semakin mudah keberadaan elo dilacak oleh orang-orang. Siapa saja lingkaran pertemanan elo, apa saja yang elo alami dalam keseharian, sekolah dimana, hobi elo apa, dengan siapa elo pergi dan masih banyak hal lainnya.
Baru-baru ini gue membuktikannya dengan men-stalker seseorang. Dan dalam hitungan menit gue mengetahui siapa saja orang-orang terdekatnya dan masalah-masalah apa saja yang dia hadapi. Itu contoh kecil, dan gue yakin banyak pen-stalker di dunia ini yang pernah melakukan hal yang lebih daripada gue lakukan.
Maka tidak ada salahnya melakukan sebuah proteksi, gue pun melakukannya akhir-akhir ini supaya personal spaces gue enggak bisa dilacak. Cara yang baru terpikir sih menghapus seluruh link blogspot gue di page facebook gue. Entah bagaimana caranya menghapus yang di google search itu (ya kali ada yang iseng-iseng searching nama gue di google, dan walaa ketemulah seluruh blog ini dengan isinya).
Ternyata kemudahan yang diberikan itu dalam artian kemudahan kepada siapa saja, tidak terlepas bagi mereka yang (biasanya) memiliki niat buruk. Kalau sekadar hanya ingin memenuhi rasa ingin tahu sih, enggak apa-apa lah yaw.
*=mestinya tulisan ini gue post di blog gue yang satu lagi, cuman karena satu dan lain hal akhirnya gue posting disini. :)

8 komentar:
sepakat,, kemudahan akses informasi mseti dibarengin sama keamanan privacy..
@mas awe: bener banget, mas! tetapi keamanan privasi itu tergantung self-awareness setiap orang. karena kecenderungan yang ada adalah setiap orang malah membuka hidupnya habis-habisan.. gejala narsis yang lagi menjamur itu tuh.. hehehe
iya jg siyh....
tapi, ini memang udah bisa diprediksi...
ambil contoh tagline-nya FB...
everybody's on facebook...
ternyata memang terbukti jg kan?
kita bisa ktm tmn2 kita, saudara, dan siapapun lwt FB...hehehe
kdg2 saia jg mikir FB, twitter, dsb itu sesungguhnya social tool atau self-marketing tool siyh?
hihihi
wow emang bener ya tam.
oiya, setting terhindar dari search engine ada di basic setting blogspot kok tam, ada begini nih "Let search engines find your blog?"
kalo gw sih mempublikasikan web page self-marketing gw, kya deviantart.. hahah.. tapi dengan segala penyaringan terhadap kontennya juga sih..
Yang gw bikin 'hidden' itu link ke blogspot gw. Walaupun (sialnya) si gugel tetep aja menemukan link ke situ...
eh tapi gw setuju. semakin kemari, kemampuan orang men-stalk kini semakin canggih..
@vany: hahha, social tool yang berujung jadi self marketing ;p
@putri viona: nah udah gue ganti settingannya kan jadi 'no'. pas gue search tetep aja ada di google.. zzz hahaha, tapi lets try it later. there is still some other way :)
@nurind: yeah, thats makes us crazy. stalker are everywhere.. walaupun gue juga suka sih kadang-kadang nge-stalk fb orang hahaha... :D
hahaha, gw juga dengan sadar suka 'mencari tahu tentang seseorang', tapi ngga sadar bahwa kegiatan yang sedang gw lakukan itu adalah 'menguntit via internet' aka stalking!
ROFL
=))
@nurind: yess!! its a (guilty) pleasure HUAHAHAHA LMAO
Posting Komentar