Gue menemukan satu hobi yang baru disadari oleh gue setelah sekian lama. Yeah, gue ternyata lumayan suka memasak. Menikmati waktu di dapur, melakukan hal-hal seperti mengupas bawang, memotong kacang panjang, memecahkan telur, dan berkonsentrasi kepada masakan yang gue buat.
Berbeda dengan ibu gue yang emang jago dari sononya dalam hal masak memasak. Gue menikmati prosesi membuat makanan lebih disebabkan karena gue tukang makan. Mungkin ini adalah kebanggaan yang berlebihan, tetapi gue percaya apa yang gue suka pasti orang lain juga suka. Dan kenapa gue harus menunggu orang lain untuk membuatkan sesuatu yang gue suka? Berawal dari pikiran bodoh dan naif itulah gue mulai senang memasak.
Sebetulnya gue enggak terlalu jago, karena gue cuman memasak apa yang gue suka dan gue inginkan saat itu. Bukan itu meningkatkan skill memasak gue. Hampir bertahun-tahun yang lalu saat SD, progress gue cuman setingkat bikin nasi goreng murahan (bukan rumahan) yang cuman terdiri dari nasi, garam, lada yang berlebih, telur orak-arik dan mentega yang berlebih.
Memasuki SMP hingga saat ini, gue selalu membuat mie instan dengan bawang putih, lada yang berlebih, ditambah sedikit garam dan keju yang berlebih.
Ketika lulus SMA, baru lah gue mencoba meningkatkan progress memasak gue memasuki jaman omellete yang sesungguhnya (karena dari dulu cuman bikin yang isi keju) dengan udang, bawang bombay dan tomat. Memasak sendiri spaghetti gue dengan resep istimewa (dan rahasia, ihihi). Nasi goreng yang lebih layak dimakan. Berbagai macam sambal olahan yang gue ulek sendiri. Kentang panggang spesial keju dan lada. Dan masih banyak lainnya.
See? There’s nothing special with that.
But, as long as I enjoy every moment I spend on the kitchen, I’m happy.
I just feel very ordinary.
Mungkin di saat-saat seperti itu gue bisa lepas dan bebas dari berbagai macam hal yang sedang terjadi di luar sana. Walaupun hanya sejenak. :)
Anyway, kalo kalian ada resep-resep oke yang bisa dicoba boleh dong di share. Gue lagi pengen banget mempunyai alasan menghabiskan waktu di dapur. Hihi.
Ps: btw, gue cintaaaaaaaaa banget masukin garam, lada dan keju banyak-banyak di masakan gue. Hahaha, please beware people kalo lo baru pertama kali coba masakan gue. ;)
akan ada rasa asin garam dan spicy lada yang kuat di setiap masakan gue (karena enggak semua masakan bisa gue kasih keju).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


5 komentar:
Sejak masuk kuliah ini kerjaan dapur jadi bagian gw di rumah. Lama-lama gw jadi menikmati masak dan terutama untuk orang lain, hehe.
"I just feel very ordinary" itu MEMANG BANGET, tam. Sebuah aktivitas yang membuat gw membayangkan hidup biasa berkeluarga di masa depan, hehe. Jauh dari kesibukan abnormal di luar sana, sampe2 kalo gw mendadak masak, nyokap gw pasti bilang 'Lagi stress, ya? jadi masak?'
Haha.
I just love the sensation of cooking.
I love kitchen, ntar klo udah punya rumah sendiri, dapurnya harus MANTABB!!!
Wah..kalo saya mah suka makan aja, ckckkc...
Gak tau masak sih, keseringan gosong :D
Paling banter mah cuma goreng telur N masak mie, ckckkcck...
waahhh...kebetulan tam...aq akhir2 ini jg lagi seneng masak *karena sikon sey*..
cah kangkung...tempe goreng...sambal..plus ikan goreng..yummy....:D
aduh, aku gak suka masak. tapi makan juga gak terlalu doyan sih, hihihi...
eh itu apaan? spageti carbonara? :D
i absolutely agree with you tammi. cooking is enjoyable as long as you have every intention to have fun with it. it takes your mind off things and brings you happiness. :)
well i know for a fact that i feel happy when i cook. :p
kudos!
Posting Komentar