
The Man I Love - Billie Holiday
Someday he'll come along, the man I love
And he'll be big and strong, the man I love
And when he comes my way
I'll do my best to make him stay
He'll look at me and smile,
I'll understand
And in a little while he'll take my hand
And though it seems absurd
I know we both won't say a word
Maybe I shall meet him Sunday
Maybe Monday, maybe not
Still I'm sure to meet him one day
Maybe Tuesday will be my good news day
He'll build a little home, just meant for two
From which we'll never roam; Who would, would you?
And so all else above I'm waiting for the man I love
***
Tadi sore, di saat kepala lagi penat-penatnya. Gue enggak sengaja mendongakan kepala ke atas dan tiba-tiba terpaku melihat langit biru yang bersih dan cerah. Seketika itu, keramaian di sekitar gue menghilang dan terganti dengan kesunyian yang menyergap. Terlalu mendadak, sampai-sampai nafas gue tertahan dan gue lupa kalau kondisinya saat itu gue sedang mengobrol dengan teman-teman gue di takor (kantin fisip ui).

Ada kalanya ketika semua rutinitas menyergap, kesibukan yang membuat bernafas saja menjadi susah... gue harus berhenti untuk mengambil nafas sejenak sebelum ancang-ancang berlari kembali.
Seperti sore tadi, hanya sekedar mendongakan kepala ke atas langit sore biru cerah tersebut. Sudah lama gue enggak liat langit secerah itu. Lebih tepatnya, sudah lama gue enggak memerhatikan langit cerah dan pola-pola awan di langit secara seksama dan khidmat.
Gue bersyukur tiga bulan liburan ini gue enggak jadi manusia magabut atau madesu tanpa kerjaan yang setiap harinya cuman leha-leha di rumah, makan, online, tidur, bangun, makan, online, tidur.
Tetapi gue dilimpahi banyak kerjaan jadinya gue jadi punya kerjaan, walau harus bolak-balik ke kampus setiap harinya padahal enggak ngambil semester pendek. :)
Liburan gue tinggal dua minggu lagi (sebenarnya 1 minggu, 5 hari). Harus gue manfaatkan sebaik-baiknya sebelum kembali lagi ke rutinitas perkuliahan. Gue juga harus pinter-pinter ngatur jadwal, karena gue enggak mau kuliah gue keteteran.
Oleh karena itu, gue sudah mengambil sebuah keputusan.
Pertama, gue lepas jabatan gue sebagai PJ Publikasi Journalympic.
Kedua, untuk OAT gue hanya mau megang satu mata acara dari sekian banyak itu. Dan gue punya dua pilihan yang akan gue pilih nantinya.
Ketiga, gue akan tetap fokus di OIS & PDKT. They’re now my half soul, the other half is for my study!
Yang banyak itu bukan berarti baik. Dengan fokus pada satu atau dua hal saja, gue bisa mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas kerja gue. Prinsip gue yang satu ini enggak bisa diganggu gugat lagi. Mungkin sekarang bolehlah megang empat kayak sekarang, tapi untuk ke depan gue harus tegas untuk bilang 'tidak' sebelum semuanya terlambat.Hehehe
[currently listening: When you love someone - Endah n Rhesa
currently reading: some comics]
currently reading: some comics]

2 komentar:
katakan 'tidak'...!
tiidaak.... (narator teletubbies ver.)
tiidaaak... (response by the teletubbies)
agak gak jelas... hehe
katakan 'tidak' dengan tegas! haha, nyokap gw juga wejangin begituan pas gw hectic kmaren2,,
katakan 'tidak'!
hehehe
@fiekha: yep. harus lebih 'pemilih' lagi nih gue untuk ke depannya...
ckkckckc
Posting Komentar