
Ada kalanya gue menikmati waktu sendirian gue kalau gue pulang lewat dari tengah malam. Di dalam taksi yang melaju cepat menuju rumah. Dengan supir taksi yang diam tak banyak omong. Hanya sunyi yang melanda. Dan gue memandang kosong jalanan blur yang gelap. Sementara pikiran gue lari kemana-mana.
Atau gue jalan di tengah kegelapan sendirian, tanpa siapapun... sialnya gue pernah ketemu orang gila. Untung aja dia enggak rusuh. Hehe...
Atau ketika menyebrang jalan di malam hari tapi jalanannya lumayan padat. Jadi susah deh nyebrangnya. Justru karena itu, pikiran elo sempat menghilang kemana sepersekian detik dan menyadari tubuh lo masih di bumi. Lupa kalau harus menyebrang, dan tertinggal sendirian di ujung jalan.
Atau ketika di dalam bus yang membawa elo menuju kampus. Duduk sendirian di kursi tiga penumpang. Bengong melihat jalan tol yang enggak padat. Memandangi rumah penduduk yang atapnya terlihat dari atas jalan tol.
Atau enggak seperti sekarang ini. Di depan komputer, tengah malem, sendirian, yang lain udah tidur, winamp menyala, dan browsing di internet sampai enggak inget waktu.
Sialnya, besok udah hari Minggu. Abis Minggu kembali lagi ke Senin. Bener kata adek gue, waktu yang paling enggak enakin di dunia adalah Minggu sore. Karena setelah itu elo baru sadar besoknya aktifitas mingguan elo dimulai kembali. damn.
Sialnya lagi, malam ini gue ketinggalan Supernatural. Yasudahlah, beli dvdnya juga jadi (atau ada yang mau beliin? kado ulangtahun? masih menerima lho.. hehe). Oke, sebaiknya gue udahan aja ngelanturnya. Makin malem makin enggak jelas.
Atau gue jalan di tengah kegelapan sendirian, tanpa siapapun... sialnya gue pernah ketemu orang gila. Untung aja dia enggak rusuh. Hehe...
Atau ketika menyebrang jalan di malam hari tapi jalanannya lumayan padat. Jadi susah deh nyebrangnya. Justru karena itu, pikiran elo sempat menghilang kemana sepersekian detik dan menyadari tubuh lo masih di bumi. Lupa kalau harus menyebrang, dan tertinggal sendirian di ujung jalan.
Atau ketika di dalam bus yang membawa elo menuju kampus. Duduk sendirian di kursi tiga penumpang. Bengong melihat jalan tol yang enggak padat. Memandangi rumah penduduk yang atapnya terlihat dari atas jalan tol.
Atau enggak seperti sekarang ini. Di depan komputer, tengah malem, sendirian, yang lain udah tidur, winamp menyala, dan browsing di internet sampai enggak inget waktu.
Sialnya, besok udah hari Minggu. Abis Minggu kembali lagi ke Senin. Bener kata adek gue, waktu yang paling enggak enakin di dunia adalah Minggu sore. Karena setelah itu elo baru sadar besoknya aktifitas mingguan elo dimulai kembali. damn.
Sialnya lagi, malam ini gue ketinggalan Supernatural. Yasudahlah, beli dvdnya juga jadi (atau ada yang mau beliin? kado ulangtahun? masih menerima lho.. hehe). Oke, sebaiknya gue udahan aja ngelanturnya. Makin malem makin enggak jelas.
Adios
[currently listening: Your love is king-unknown
currently reading: everyone updates, both from plurk or twitter]
currently reading: everyone updates, both from plurk or twitter]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar