Dalam beberapa hari lagi gue akan menginjak umur 19 tahun. Time flies people, I cant imagine that I’ve been through one year since the last 25th June on 2008.
Like human do, I change a lot.
Mungkin awalnya gue berpikir things change, but actually we, as human do, change. Not things. Dan yang gue rasakan saat ini adalah bukan perubahan yang baik sebenarnya. Gue merasa lama kelamaan gue makin menjadi kekanakan dan banyak sifat-sifat buruk muncul dari gue.
Sedih
Kesal
Kecewa
Marah
Campur jadi satu karena berbagai persoalan yang selalu menghadang di tengah tahun (which means... menjelang ulang tahun gue). Bukan hanya tahun ini, tetapi hampir setiap tahun permasalahannya selalu sama. Karena itu gue enggak terlalu suka ulang tahun gue. Apa sih spesialnya? Hanya penanda kalau kita telah bertambah umur satu tahun kan? Lagipula, we grow up each day kok.
Gue jarang mengharapkan sesuatu yang spesial atau membuat sesuatu yang spesial di hari ulang tahun gue. Because I know it always turn bad pada akhirnya. Oke oke, negative thinking sih emang. Kalau kata ibu gue: ‘manusia itu pasti selalu punya masalah tiap harinya’. But, mom, enggak selalu pas hari ulang tahun Tami kan ya? Paling enggak satu hari itu biarkan Tami bernafas lega, menikmati satu hari yang santai, sendirian, enggak diganggu oleh apapun, dan menjalani hari yang normal.
Tetapi harga ‘kenormalan’ itu sendiri sangat mahal sekali...
[currently listening: John Legend-Ordinary People
currently reading: Mikko 14]
currently reading: Mikko 14]


Tidak ada komentar:
Posting Komentar