3.17.2009

Open It Clearly

I'll be looking at my window seeing Adelaide sky
Would you be kind enough to remember
I'll be hearing my own foot steps under Adelaide sky
Would you be kind enough to remember me
[Adelaide Sky-Adithia Sofyan]

Gue paling suka, entah dimana aja, memandang pemandangan yang ada di balik jendela. Entah saat itu gue ada di dalam kelas
Entah saat itu gue di dalam kereta yang mengantar gue kuliah
Entah saat itu gue di dalam bus patas AC yang membawa gue pulang
Entah saat itu gue di dalam mobil diiringi radio kesayangan
Entah saat itu gue ada di dalam kamar gue sendiri
Memandang sesuatu di balik jendela, dunia di luar dan gue di dalam dunia gue yang aman dan nyaman.

Pemandangannya bisa berupa macam. . .
rerimbunan pohon dari lantai lima
sejauh mata memandang langit biru membentang luas
pergunungan yang terlihat samar
rerintikan hujan yang membasahi jendela
bias cahaya lampu menyatu dengan kegelapan yang menyelimuti
bulan yang menggantung lucu di langit senja
perumahan yang bagaikan kota mini dilihat dari atas jalan layang

Setiap orang memiliki cara pandangnya sendiri dalam memandang hidup yang terhampar luas di hadapannya. Mereka yang dari golongan kanan atau kiri. Mereka yang menganut paham hijau, merah atau kuning. Ada yang memandang hidup secara keras dan radikal. Ada yang memandang hidup dengan santai, bahwa hidup adalah... life is what supposed to be. Ada mereka yang mencari ketenangan dalam kehirukpikukan hidup. Ada yang merasa tenang di balik keramaian. Ada yang ramai di tengah sendirian. Ada yang berjalan tegak lurus memandang tegas hidup. Ada yang jatuh bangun dalam menjalani hidup...
dan lain lain.

Hidup bagi gue adalah sederhana. Hidup adalah ketika elo bangun dari tidur, beraktifitas dan kembali lagi tidur. Tetapi, tentu saja, yang tidak sederhana adalah aktifitas itu sendiri. Hanya, yang bikin ribet hidup itu siapa sih? Manusia itu sendiri kan? Hauahaha...

So, sometimes life seems so beautiful that makes you don’t want close your eyes and getting the day passes. AND, sometimes life turning so damn bitch that makes you so ironically sad while everyone seems doesn’t care with you and your problems.

Hehe, that’s life dude. It depends on what sight you see.

And sorry for the bad grammars, I just woke up from a long dream . . . and realized still a lot of TEXTBOOKS I have to read for the mid-term test tomorrow. enjoooooy reading so much! *blah*



picture is from here
[currently listening: Adelaide Sky-Adithia Sofyan
currently reading: bahan-bahan Sistem Budaya Indonesia yang jelas]

3 komentar:

harunsaurus mengatakan...

jendela seperti layar. menampilkan pemandangan, membuat kita merasa ada di dalamnya sekaligus membuat kita merasa ada di luar pemandangan tersebut. dekat, sekaligus jauh.

rinaldi mengatakan...

Huhuhu,bagus banget! Jadi berkontemplasi di pagi hari..

tammi prasetyo mengatakan...

@harun: dekat sekaligus jauh, ingin disentuh tapi terhalang sekat...

@rinaldi: wawawaw.. makasih ya :)

 
;