beberapa hari ini gue lagi mikir kayak gini, ‘ooh gini toh rasanya jadi mahasiswi, beda ya ternyata’. Bodoh sih. Secara gue udah melewati satu semester dan gue baru merasa perbedaannya sekarang. Mau gimana lagi, kehidupan semester satu gue santai-santai aman sejahtera. Gue enggak ikut ambil kegiatan apa-apa.
Semester dua ini gue baru ngerasain kehidupan kuliah karena... ada PEMIRA FISIP UI, PEMIRA HMIP, gue ikut panitia ini-itu, rencana gue untuk ikutan fisipers, gue masih bingung apa gue ikutan bem atau enggak, dosen-dosen gue yang selain ngajar juga membagi pengalaman hidup mereka, tugas-tugas yang mulai menumpuk, gue yang dengan rajinnya bikin timeline kegiatan untuk satu semester dan pusing sendiri ngeliat ruwetnya spidol warna-warni yang memenuhi kertas dan bla bla bla bla...
Sebenarnya enggak sesibuk yang gue tulis disini kok. Yah secara gue masih bisa santai-santai ngabisin waktu gue di KOMIKAZE (tempat kabur paling oke!). Sekarang sih keliatannya enggak sibuk, tapi gue liat jadwal gue untuk tiga minggu ke depan gue udah pusing aja ngeliat jadwal gue yang bentrok... sialan!
Tapi enggak apa-apa, lagi dalam tahap pembelajaran menjadi eksekutor yang baik nih. Kan katanya eksekutor yang baik harus bisa ngebagi waktu dengan oke... haha
That’s the point.
Gue mulai ngerti esensi dari kuliah itu apa. Yaitu, mencari pengalaman. Entah dengan pergaulan yang macam-macam, peer group yang beda-beda, pengalaman organisasi, pengalaman sibuk aneh-aneh, pengalaman ngerjain tugas keteteran, pengalaman ngebagi waktu.... bahkan pengalaman dengerin pengalaman orang lain. Hahaha...
Dan dari semua pengalaman yang lo dapetin itu, elo rangkum kesemuanya dan nantinya bisa jadi bekal nanti dalam menghadapi hidup setelah kehidupan akademis (dunia nyata atau dunia kerja).
Gue terinspirasi kata-kata seseorang yang sangat gue kagumi;
“Janganlah jadi akademisi tetapi jadilah praktisi”
“BALANCING WHAT YOU HAVE”.Mungkin itu yang akan gue lakukan. Menyeimbangkan segala sisi yang gue punya. Gue enggak akan fokus belajar doang tetapi juga fokus bersosialisasi dan fokus dengan kegiatan-kegiatan yang lain.
Yah, semoga niat ini terlaksana dengan baiklah.
Amien.
***
Anyho, gue jadi mikir apakah gue akan semakin jarang menulis blog? Hmm, sebisa mungkin sih gue tetep rajin posting di blog gue. Minimal seminggu sekali lah. Gue juga enggak mau ninggalin blog ini begitu aja. Tanpa blog ini, mungkin gue enggak akan belajar banyak hal. Menulis apa yang kita rasakan dan membagikannya dengan orang lain membutuhkan sebuah keberanian yang besar serta ketekadan yang kuat agar penyampaian yang dilakukan berhasil dan orang yang membacanya pun mendapat ‘message’ yang diharapkan oleh si penyampai.
Haha.
Selain itu, fungsi blog ini juga untuk penyimpan memori gue. Yah, memori gue enggak sebagus dulu lah. Ada hal-hal yang perlu gue tulis, agar suatu saat ke depan nanti bisa gue baca dan bisa gue telaah kembali oleh Tami yang berbeda. Bukan Tami yang menulis saat itu, tetapi Tami ‘masa depan’ yang mungkin bisa berpikir lebih jernih dari sekarang.
adios. ;)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar