1.26.2009

Menentukan Pilihan (its hard you know)

So I realized something that I forgot. He reminds me with his words;
I choose Barrack Obama is not because he is black, but because he is competent. I don’t care If he Asians or anything, I will still choose him because he has skills and capable being President of America.

Ya. Yang penting dan sering kita lupakan adalah memilih orang yang kompeten. Saat ini, gue melihat masih banyak orang yang memilih berdasarkan ‘dia itu siapa’ bukan karena ‘dia bisa apa’. Seharusnya kita memilih orang yang ‘dia bisa apa’ dibanding ‘dia itu siapa’.

Ada pula seorang teman gue yang mengistilahkannya seperti ini. Indonesia layaknya pesawat dan Presiden itu bagaikan pilotnya. Dalam memilih sebuah pilot, tentu aja kita harus melihat jam terbang dia, kemampuan si pilot dalam menghadapi kondisi udara dan background pendidikan si pilot tersebut. Jangan sampai si pilot itu gugup pas lagi terbang atau malah jangan-jangan enggak ada pendidikan penerbangan...

Sayangnya, Indonesia saat ini masih terkotak-kotak akan suku bangsa dan agama. Sebagai negara yang berdemokrasi tentunya kita harus mengakui keberagaman dan menghilangkan sifat primordialisme. Seharusnya rasa nasionalisme lah yang diperkuat dengan lebih mengakui dan menghargai keberagaman suku yang ada.

Menuju PEMILU 2009, cita rasa seperti itulah yang seharusnya diperkuat.

Tidak ada komentar:

 
;