5.15.2008

My Heart Hurts

“So, you know how much I need you. But you never even see me, do you?”


“hurt too much to face the truth coz I’m so in love with you”


Dua penggal lirik lagu tersebut cukup menggambarkan keadaan diri gue sekarang. Sekarang gue tau kenapa gue selama ini selalu menolak mengakui perasaan suka gue ke dia. Karena, gue takut sakit hati.
Simple.
Takut S A K I T H A T I .
Hahaha..

Ternyata dengan tidak mengakui perasaan ini ada, malah tambah bikin gue sakit hati. ‘tidak suka’ padahal ‘suka’. Bertindak bahwa semuanya baik-baik saja tetapi ternyata semuanya tidak baik-baik saja. Jadi capek sendiri dengan rasa sakit hati yang terus-terusan melanda ini.
Dari cemburu, larinya ke marah terus akhirnya ngambek seharian.

“Tam, yang salah bukan elo atau dia atau perasaan elo. Tetapi waktu dan situasinya-lah yang salah,” begitu kata Aida, sahabat gue.

Saat itu gue dan beberapa kawan gue (Anti, Dimple, Seichi, Sapi, Gilang, Ejha, Laili) lagi di rumah Anti karena Anti ulang tahun hari ini. Di tengah keramaian gue mulai menangis, dengan tololnya.
Gue bukan si cengeng yang dengan gampangnya nangis.
Tapi gue udah cukup lama memendam perasaan ini, ditambah lagi suasana ‘sebentar lagi lulus dan berpisah’. Akhirnya membuat gue mendapatkan kembali kemanusiaan gue. Menangis.
Gue jarang menangis.
Tetapi hari ini, untuk masalah sepele bernama CINTA, gue rela menangis. Di depan sahabat-sahabat gue. Di depan orang-orang terdekat gue. Mereka mengerti kenapa gue bisa sampai lepas kontrol dan mereka memahaminya.

Dibandingkan perhatian mereka, gue lebih menginginkan rasa perhatian dia. Gue lebih ingin dihibur oleh dia dibanding oleh siapapun.
Tetapi dengan adanya perasaan ini, gue pasti akan berharap lebih dari dirinya.
Maka dari itu lebih baik gue menjauh dan memilih untuk diam.
Pahit.
Cinta itu tidak hanya manis tetapi juga pahit.
Gue tau diluar sana ada lebih banyak orang dengan masalahnya yang lebih berat dibandingkan gue.
Everyone has their own problems.
Tetapi rasa sakit itu tetap akan sakit, sekecil apapun itu rasa sakit yang diterima.

“So, PICK ME. CHOOSE ME. LOVE ME.”
Meredith Grey:Grey’s Anatomy


Ps: HORE! TIM UBER INDONESIA MASUK FINAL! CONGRATS.
Pss: hari ini sukses ngerjain Anti di hari ulangtahunnya. So, happy belated birthday bestie! Cheese cake-nya enak deh.. hahahaha
Psss: untuk Sapi, maaf kalo gue belum bisa cerita sama elo. Dan cerita ini memang terdengar abu-abu. Hahahaha.. :D

4 komentar:

harunsaurus mengatakan...

unrequited love, is it?

sama donk..

tammi prasetyo mengatakan...

wah!
teman satu nasib!
:)

rind, mengatakan...

*pats* :)

tammi prasetyo mengatakan...

hmm? apaan rinds?

 
;