3.07.2008

INDAH

Malam ini gue baru aja nonton Ayat-ayat Cinta. Dibilang telat nonton...enggak juga sih. Gue emang baru ada waktu luang buat nonton ya malam ini. And for sure, gue ngerasa beruntung dapat menonton film tersebut.

Satu kata bagi gue setelah nonton film itu: indah. Gue bukan orang yang pandai dalam mendeskripsikan sesuatu, cuman ada beberapa hal yang gue tangkap dari film tersebut.

"Allah selalu ada bersama orang-orang yang berusaha"

"Setiap manusia memiliki jodohnya masing-masing. Seperti sungai nil dan Mesir. Bila sungai nil tidak ada maka di Mesir tidak akan ada peradaban karena sungai nil yang memberi kehidupan di Mesir"

Gue juga belajar tentang keikhlasan serta kesabaran disini. Kemudian setiap kejadian yang kita alami, sebagus atau seburuk apapun itu, Allah-lah yang mengkehendaki. Bersyukurlah kepada setiap hal yang kita alami, karena Allah tidak mungkin bermaksud buruk kepada kita. Allah pasti akan memberikan yang terbaik kepada kita...
Walau yang kita hadapi pahit sekalipun, terasa ruwet dan membuat kita putus asa... tetapi di balik keruwetan itu akan ada sesuatu yang indah dibaliknya.

Analoginya begini..
Ada seorang anak kecil yang sedang duduk memandangi ibunya yang sedang menyulam, kemudian anak itu bertanya
"Apa yang sedang ibu kerjakan? Aku tidak bisa melihatnya dengan baik. Kenapa dari balik sini semuanya terlihat memusingkan?"
"Ibu sedang menyulam anakku. Kamu jangan melihatnya dari belakang, sini lihat sulaman ibu"
Kemudian anak itu berdiri dan memandang sulaman ibunya dari depan. Mata kecil itu menangkap pemandangan indah yang terajut melalui benang berwarna-warni.


Itulah analogi gue, maaf kalau ceritanya tidak sebagus aslinya (haha). Intinya ketika kita sedang menghadapi masalah dan memandang keatas, semuanya terasa ruwet dan njlimet. Tetapi lihatlah dari atas segala keruwetan itu... semua itu adalah hasil 'sulaman' Allah yang tentu saja hasilnya akan indah ketika selesai nanti... Jadi jalani saja kehidupanmu dengan ikhlas, karena (sekali lagi) Allah akan selalu memberikan yang terbaik untuk kita.

Seperti Fahri yang akhirnya menemukan jodohnya.. gue harap gue akan menemukan dia (jodoh gue). Entah cepat atau lambat.. Gue yakin Allah pasti mempunyai maksud tertentu kenapa sampai sekarang gue dibiarkan menjomblo begini (yeah Allah love me soooo much, so Allah tidak membiarkan gue berpacaran yang notabene dilarang islam. Hahaha, pd bgt gue).

"Karena jodoh datang bukan dari langit melainkan dari hati"

nb: kenapa orang lain pada nangis nonton Ayat-ayat cinta ya? kok gue enggak nangis?? (padahal gue penasaran di bagian mana orang2 pada nangis!)

2 komentar:

Anonim mengatakan...

gw esetuju sama lo, Allah pasti punya rahasia kenapa sampai saat ini kit masih jomblo, namun jangan terlalu berharap banyak untuk mendapatkan sosok seperti fahri karena kita juga harus introfeksi diri bahwa kita tidak bisa sebaik maria dan aisah.

kta jang trelalu hanyut larena film itu.

salam kenal ya

Andri Journal mengatakan...

Mmm...Kalo boleh membandingkan...Menurut saya Fahri itu kayak bidadari di negeri dongeng...too perfect as a human...Bukannya antipati...Tp emang nyari cowok seperti Fahri di jaman edan kayak gini syusyah bgt..Kalo saya mah,bukannya mirip Fahri...tp lebih mirip Homer Simpson...hakhak. ^O^

 
;